Covid-19

Solusi mengatasi covid-19

1. Social Distancing

Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah ini, tapi apa arti sesungguhnya? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC)social distancing adalah pencegahan kontak dekat antara orang yang sehat dengan yang sakit untuk menghindari penularan penyakit. Para ahli menyebut bahwa upaya inilah yang paling efektif untuk menurunkan grafik yang sempat disinggung di atas. 


Menurut CDC, banyak cara social distancing yang bisa kita terapkan. Berikut ini di antaranya:

  • Hindari pertemuan yang melibatkan banyak orang
  • Menjaga jarak minimal dua meter dari orang lain sebisa mungkin
  • Jangan berpelukan, bersalaman, cipika cipiki, dan kontak fisik lainnya
  • Hindari orang yang menunjukkan gejala sakit.

2.Work from home

Work from home atau bekerja dari rumah adalah salah satu cara social distancing yang kini telah banyak diterapkan untuk pekerja di Jabodetabek. Memang belum semuanya, tapi sudah cukup banyak kantor yang memberlakukan kebijakan anjuran CDC. 

Bukan hanya untuk pekerja, work from home juga berlaku untuk murid sekolah dan mahasiswa. Bekerja dan belajar dari rumah merupakan langkah yang seharusnya cukup efektif menurunkan risiko penularan virus corona. Kita tidak akan bertemu banyak orang setiap hari, tidak perlu naik transportasi publik, pola makan dan kebersihan diri pun lebih terjaga.

3. Stay at home

Sudah dengar imbauan pemerintah beberapa hari lalu? Untuk sementara waktu, sebaiknya kita tidak pergi ke luar kota dan luar negeri. Terlebih lagi untuk urusan tamasya. Memang sih, tiket pesawat dan akomodasi lain sedang murah-murahnya dan sepertinya sayang jika tidak dimanfaatkan. 

Akan tetapi coba, deh, pikirkan konsekuensinya. Untuk kamu yang masih muda mungkin tidak terlalu khawatir tertular. Namun perlu diketahui bahwa kamu bisa menjadi carrier virus tanpa menampakkan gejala apa pun. Kemudian kamu bisa menularkannya ke orang lain yang lebih rentan.

https://www.google.com/amp/s/jateng.idntimes.com/health/medical/amp/izza-namira-1/cara-mengatasi-wabah-virus-corona-yang-terbukti-berhasil-regional-jateng

Pengertian warna-warna zona

1. Zona hijau, artinya sebuah wilayah atau daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona. 

Aktivitas seperti biasa juga sudah bisa berjalan dengan normal.

Namun, pada wilayah zona hijau tetap perlu ada kesadaran masyarakat untuk meningkatkan jarak sosial, cuci tangan, hingga pemakaian masker.

2. Zona kuning, artinya ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal.

Di zona ini bisa dilakukan PSBB secara parsial.

Selain itu, zona kuning akan menerapkan protokol kesehatan yang sama dengan Zona Hijau yaitu dengan mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi (pelacakan kontak), dan melakukan pengujian, pemantauan maupun isolasi mandiri.

Tak lupa juga melakukan jarak sosial, mencuci tangan, dan etika bersin.

3. Zona merahartinya masih ada kasus Covid-19 pada satu atau lebih klaster dengan peningkatan kasus yang tinggi.

Dalam kasus zona merah, diperlukan protokol kesehatan yang serius, seperti menutup sekolah, tempat ibadah, dan bisnis.

Selain itu, membatasi perjalanan hanya untuk tujuan penting.

Memberlakukan lockdown (karantina) bagi komunitas yang telah terinfeksi virus corona dan menjaga orang-orang tetap berada di rumah mereka serta mengirimkan kebutuhan mereka tanpa kontak fisik.

Enggak hanya itu, perlu menyediakan fasilitas terpisah untuk kasus infeksi dari layanan kesehatan lainnya. 

https://kids.grid.id/amp/472179856/apa-itu-zona-hijau-zona-merah-hingga-zona-hitam-terkait-virus-corona?page=all

Dampak dari covid-19

  • Ekonomi
  • Sosial
  • Kesehatan
  • Pendidikan

Komentar