Dream

 Saat ditanya mengenai cita-cita, anak kecil mungkin dapat menjawabnya dengan sangat cepat dan penuh keyakinan. Dengan senyuman lebar dan suara lantang, mereka pasti bisa menjawab pertanyaan ini dengan tegas. Namun seiring berjalannya waktu, proses yang dialami akan membuat beberapa dari mereka mengubah impiannya, ada yang tetap berusaha mengejar impian masa kecilnya, bahkan ada juga yang memilih berhenti untuk bermimpi.

 Pernah nggak mates mendengar kalimat “orang kecil dilarang bermimpi”. Yang dimaksud orang kecil di sini bukanlah anak kecil atau anak usia dini. Tapi mereka yang menganggap dirinya hidup berkekurangan dan tidak ada harapan untuk menggapai cita-cita.

 Sebenarnya anggapan “bahwa orang kecil dilarang bermimpi” ini justru akan mengkerdilkan perasaan sang anak ketika orang tua atau orang terdekat yang mengatakannya. Setiap orang berhak untuk bermimpi dan memiliki cita-cita. Setiap orang berhak juga untuk berusaha meraihnya.

  Tidak ada cita-cita yang terlalu besar untuk diraih, atau terlalu kecil untuk diperjuangkan. Tolak ukur besar kecilnya suatu cita-cita itu ada di dalam diri individunya sendiri. Selama ia berusaha untuk meraihnya, maka tidak ada yang tidak mungkin. Atau ketika orang tua mulai mengatakan bahwa impian anak terlalu kecil, kenapa tidak didukung? Selama si anak merasa bahagia dan bertanggung jawab atas impiannya sendiri. Baik itu impian jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, semuanya harus dikejar dengan semangat yang sama. 

                              من جد و جد



Komentar